Laporan Kewirausahaan " Usaha Toko Kelontong "

Laporan Kewirausahaan " Usaha Toko Kelontong "
Oleh
M. Afif Alfaritsy
191201002
Hut 2 A
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2020



BAB I
    
    
    Narasumber yang telah saya wawancarai adalah Ibu Sri Hartati yang akrab dipanggil dengan julukan  "Bu Tati" yang beralamatkan di Jln. Willem Iskandar Kelurahan Mutiara, Kisaran Timur dengan tempat lahir di Air Batu 16 Agustus 1972. Pendidikan terakhir Ibu Tuti adalah sekolah menengah kejuruan (SMK). Berstatus istri dengan 2 orang anak, suami bernama Syawal Batubara. Usaha Ibu Tati bernama "Toko Kelontong Gotong Royong". Usaha ini didirikan sejak 2001 selama Ibu Menda membuka usaha iya selalu memiliki prinsip yaitu kerja jujur, cepat tanggap, dan kepuasan pelanggan menjadi hal utama, serta jangan lupa berdoa.
    Awal mulanya usaha Toko kelontong ini didirikan atas kesepakan suami dari Ibu Tati tahun 2001. Ibu Tati awalnya mengusulkan pada suaminya untuk membuat usaha, karena keadaan ekonomi mereka yang hanya begitu-gitu saja, tidak ada peningkatan. Ibu Tati juga memikirkan bahwa jika membuka usaha kedai disekitar rumahnya akan sangat menguntungkan, karena di komplek rumahnya tidak ada warung atau Toko kelontong ditambah lagi Ibu Tati tidak memiliki kegiatan dirumah itula sebabnya ia sangat bersemangat dalam membuka usaha ini. Setelah suaminya menyetujui usaha ini, ia dan suaminya menjual beberapa perhiasana sebagai modal, dan membangun ruko disebelah rumah untuk tempat usaha. Setelah usaha ini didirikan sampai sekarang usaha ini selalu berkembang, bahkan  mereka sekarang sudah mendirikan grosir milik mereka sendiri.

BAB II

    Dalam usahanya "Toko Kelontong Gotong Royong" Ibu Tati ia tidak pernah memikirkan bahwa ia akan  sesukses ini. Karena pada awalnya ia yang hanya ingin mengisi waktu  kosong dirumah dan menambah penghasilan keluarga ternyata membawa berkat yang luar biasa. Bahkan dari usaha ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya dan kebutuhan dapur. Tak lepas dari mengurus kedai Ibu Tati juga mulai mendidik anaknya dalam mengurus toko miliknya, sehingga apabila kelak ia tidak sanggup lagi mengurus kedai maka ada anaknya yang akan mengurus kedai miliknya.
    Atas kedisiplinan dan telaten yang dimiliki Ibu Tati ia sekarang sudah memiliki penghasilan yang luar biasa dari kedai dan grosir-grosir miliknya. Ia berpesan jika ingin memiliki usaha yang sukses maka harus gigih, harus tabah dan sabar, serta harus pandai dalam memenuhi apa saja yang dibutuhkan oleh pelanggan. 
  
BAB III
Tips Awal Membuka Usaha

1. Sesuaikan dengan Modal yang Tersedia

    Sesuaikan skala usaha dengan modal yang tersedia. Tidak perlu memaksakan kehendak karena ingin memulai usaha dengan skala yang lebih besar jika modal yang tersedia belum mencukupi. Sebaiknya gunakan dana segar dari tabungan sendiri, bukan hasil meminjam dari bank atau sumber lain. Kalaupun harus meminjam, sesuaikan besarnya pinjaman dengan kemampuan untuk membayar, untuk mengantisipasi risiko kegagalan usaha. Jika usaha sudah berjalan stabil, kembangkan perlahan-lahan dengan menambah jenis dan kuantitas barang, serta layanan yang disediakan.


2. Persiapan Ruang untuk Toko

    Mungkin perlu merombak teras atau ruang di bagian depan rumah yang akan digunakan sebagai toko. Selanjutnya, buat perkiraan ukuran untuk etalase dan rak beserta biaya pembuatannya. Sesuaikan ukuran dengan jenis dan banyaknya barang yang akan dijual, serta sesuaikan juga dengan modal yang tersedia.


3. Mendata Jenis Barang yang Akan Dijual

    Perlu mencari tahu apa yang paling dibutuhkan orang-orang sekitar yang potensial untuk menjadi pelanggan tetap toko. Yang paling utama adalah sediakan barang-barang yang umum dijual di toko kelontong, yaitu barang kebutuhan pokok sehari-hari, berbagai macam snack, minuman, perlengkapan toilet dan kamar mandi, deterjen dan berbagai cairan pembersih, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Jika modal mencukupi, sediakan barang-barang yang cukup esensial, yang sebenarnya tidak bersifat sebagai kebutuhan pokok namun orang akan mencarinya disaat mereka membutuhkan, misalnya alat tulis, alat jahit, dan obat-obatan bebas. Keragaman produk juga penting agar konsumen tidak bosan berbelanja di toko itu. Dengan mengetahui secara tepat barang-barang yang sesuai dengan permintaan pelanggan, maka siklus penjualan toko akan lancar. Ada baiknya juga menyediakan produk yang sedang viral atau trending, yang sekiranya banyak dicari. Cari tahu soal ini dengan rajin mengikuti trend yang beredar di media sosial.

4. Tentukan Supplier yang Tepat

    Jangan salah menentukan tempat membeli barang-barang yang akan dijual lagi. Berhasil atau tidaknya usaha toko itu tergantung dari keuntungan yang didapat. Untuk itu, carilah suplier yang bisa memberikan harga grosir yang lebih murah. Perlu survei untuk membandingkan harga beberapa toko grosir. Selisih harga yang sedikit akan berpengaruh pada keuntungan yang didapatkan karena membeli dalam jumlah banyak, sehingga jika diakumulasikan akan menjadi nilai yang besar juga. Banyak juga agen-agen produk tertentu yang bersedia mengantar barang-barang pesanan untuk toko kelontong.


5. Mengatur Tata Letak Toko dan Alur Barang Dagangan

    Penting untuk mengatur tata letak barang-barang yang dijual di toko, karena display barang yang menarik dan tidak berantakan akan membuat pelanggan nyaman dalam memilih barang yang akan mereka beli. Penataan toko perlu dibuat senyaman dan serapi mungkin dan diklasifikasikan sesuai jenisnya, sehingga mempermudah pencarian. Hal yang juga penting adalah menjaga kebersihan di area toko dan sekitarnya. Jika memungkinkan, sediakan gudang penyimpanan dan lakukan pengelolaan barang stok dan barang display dengan baik, terutama dengan mencatat barang display yang terjual dan barang stok yang dikeluarkan dari gudang. Untuk memastikan kualitas barang yang dijual, selalu cek masa kadaluarsanya secara teratur. Barang-barang yang sudah kadaluarsa biasanya bisa ditukarkan keagen dan diganti dengan yang baru.


         

7. Berikan Pelayanan Terbaik untuk Pelanggan

     Selain barang-barang yang lengkap dan tertata rapi, pelayanan yang baik akan membuat pelanggan senang dan bersedia kembali belanja di toko itu. Buatlah toko jadi andalan di saat mereka membutuhkan sesuatu. Bersikaplah ramah dan santun, anggap pembeli sebagai raja, maka dari itu layanilah dengan sebaik mungkin, jangan lupa tersenyum gunakan mimik wajah yang ramah.

8. Buat Pembukuan Keuangan

              Pembukuan keuangan menjadi hal yang begitu penting dilakukan jika ingin usaha toko kelontong cepat berkembang. Pencatatan buku warung harus diperhatikan sejak awal memulai usaha. Lihat laporan keuangan harian dari pembukuan keuangan sehingga dapat mengetahui sejauh mana usaha tersebut menghasilkan keuntungan dan bagaimana dapat mengendalikan arus kas dalam usaha. Karena ketika usaha mulai berkembang, dan pembelian akan semakin meningkat. Oleh karena itu, jumlah pemasukan dan utang-piutang perlu diketahui secara akurat agar bisa menghitung marjin dan meningkatkan keuntungan secara maksimal. Saat ini sudah banyak aplikasi keuangan digital yang dapat membantu menyusun pembukuan secara praktis, efisien, dan akurat. 

Hambatan Usaha
            Pada usaha Ibu Tati ini, hampir tidak ada hambatan dalam usahanya karena usahanya ini berada pada lokasi yang tepat dan tidak ada pesaing disekitarnya. Hanya toko kelontong Ibu Tati saja yang ada di kompleknya, itulah penyebab kedainya tidak pernah sepi. Begitu pula dengan grosirnya yang ada dipasar lokasinya tepat, dan tidak sulit untuk dijangkau.

BAB IV
Kesimpulan
  1. Usaha Toko Kelontong Gotong Royong dimulai pada tahun 2001 sampai sekarang.
  2. Usaha Toko kelontong Gotong Royong merupakan usaha yang dibuka atas keberanian dalam berusaha dan ingin menambah pemasukan keluarga.
  3. Dalam menjalankan usaha haruslah telaten, teliti, gigih dan cermat. Jangan lupa bersikap ramah dan santun kepada konsumen.

Saran
          Dalam memulai usaha haruslah kita memikirkan seberapa besar peluang kita akan berjalan dalam berusaha. Kita juga harus berani megambil resiko dalam berusaha. Ketelitian, kecermatan, kedisiplinan, bersikap ramah, ialah kunci dalam usaha, dan jangan lupa Ddoakan usahamu kepada Tuhan agar usahamu dilancarkan.

Komentar

  1. Terimakasih mas, sangat menginspirasi. Otw bukak usaha hem..

    BalasHapus
  2. Informatif dan bermanfaat,tapi yang memberi saran dan masukan tolong diindahkan ya min, demi kebaikan pembaca juga,jika ada kesalahan dan koreksi,mohon diperhatikan lagi min☺

    BalasHapus
  3. Keren min , lanjutkan untuk membagikan informasi yang menarik lainnya

    BalasHapus
  4. Sudah bagus min cuman untuk laporan logo universitas nya aja yg kurang hehhe

    BalasHapus
  5. Ko belikkan la aku jajan banyak banyak

    BalasHapus

Posting Komentar