Laporan Kewirausahaan " Usaha Toko Kelontong "
1. Sesuaikan dengan Modal yang Tersedia
Sesuaikan skala usaha dengan modal yang tersedia. Tidak perlu memaksakan kehendak karena ingin memulai usaha dengan skala yang lebih besar jika modal yang tersedia belum mencukupi. Sebaiknya gunakan dana segar dari tabungan sendiri, bukan hasil meminjam dari bank atau sumber lain. Kalaupun harus meminjam, sesuaikan besarnya pinjaman dengan kemampuan untuk membayar, untuk mengantisipasi risiko kegagalan usaha. Jika usaha sudah berjalan stabil, kembangkan perlahan-lahan dengan menambah jenis dan kuantitas barang, serta layanan yang disediakan.
2. Persiapan Ruang untuk Toko
Mungkin perlu merombak teras atau ruang di bagian depan rumah yang akan digunakan sebagai toko. Selanjutnya, buat perkiraan ukuran untuk etalase dan rak beserta biaya pembuatannya. Sesuaikan ukuran dengan jenis dan banyaknya barang yang akan dijual, serta sesuaikan juga dengan modal yang tersedia.
3. Mendata Jenis Barang yang Akan Dijual
Perlu mencari tahu apa yang paling dibutuhkan orang-orang sekitar yang potensial untuk menjadi pelanggan tetap toko. Yang paling utama adalah sediakan barang-barang yang umum dijual di toko kelontong, yaitu barang kebutuhan pokok sehari-hari, berbagai macam snack, minuman, perlengkapan toilet dan kamar mandi, deterjen dan berbagai cairan pembersih, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Jika modal mencukupi, sediakan barang-barang yang cukup esensial, yang sebenarnya tidak bersifat sebagai kebutuhan pokok namun orang akan mencarinya disaat mereka membutuhkan, misalnya alat tulis, alat jahit, dan obat-obatan bebas. Keragaman produk juga penting agar konsumen tidak bosan berbelanja di toko itu. Dengan mengetahui secara tepat barang-barang yang sesuai dengan permintaan pelanggan, maka siklus penjualan toko akan lancar. Ada baiknya juga menyediakan produk yang sedang viral atau trending, yang sekiranya banyak dicari. Cari tahu soal ini dengan rajin mengikuti trend yang beredar di media sosial.
4. Tentukan Supplier yang Tepat
Jangan salah menentukan tempat membeli barang-barang yang akan dijual lagi. Berhasil atau tidaknya usaha toko itu tergantung dari keuntungan yang didapat. Untuk itu, carilah suplier yang bisa memberikan harga grosir yang lebih murah. Perlu survei untuk membandingkan harga beberapa toko grosir. Selisih harga yang sedikit akan berpengaruh pada keuntungan yang didapatkan karena membeli dalam jumlah banyak, sehingga jika diakumulasikan akan menjadi nilai yang besar juga. Banyak juga agen-agen produk tertentu yang bersedia mengantar barang-barang pesanan untuk toko kelontong.
5. Mengatur Tata Letak Toko dan Alur Barang Dagangan
Penting untuk mengatur tata letak barang-barang yang dijual di toko, karena display barang yang menarik dan tidak berantakan akan membuat pelanggan nyaman dalam memilih barang yang akan mereka beli. Penataan toko perlu dibuat senyaman dan serapi mungkin dan diklasifikasikan sesuai jenisnya, sehingga mempermudah pencarian. Hal yang juga penting adalah menjaga kebersihan di area toko dan sekitarnya. Jika memungkinkan, sediakan gudang penyimpanan dan lakukan pengelolaan barang stok dan barang display dengan baik, terutama dengan mencatat barang display yang terjual dan barang stok yang dikeluarkan dari gudang. Untuk memastikan kualitas barang yang dijual, selalu cek masa kadaluarsanya secara teratur. Barang-barang yang sudah kadaluarsa biasanya bisa ditukarkan keagen dan diganti dengan yang baru.
7. Berikan Pelayanan Terbaik untuk Pelanggan
Selain barang-barang yang lengkap dan tertata rapi, pelayanan yang baik akan membuat pelanggan senang dan bersedia kembali belanja di toko itu. Buatlah toko jadi andalan di saat mereka membutuhkan sesuatu. Bersikaplah ramah dan santun, anggap pembeli sebagai raja, maka dari itu layanilah dengan sebaik mungkin, jangan lupa tersenyum gunakan mimik wajah yang ramah.
8. Buat Pembukuan Keuangan
Pembukuan keuangan menjadi hal yang begitu penting dilakukan jika ingin usaha toko kelontong cepat berkembang. Pencatatan buku warung harus diperhatikan sejak awal memulai usaha. Lihat laporan keuangan harian dari pembukuan keuangan sehingga dapat mengetahui sejauh mana usaha tersebut menghasilkan keuntungan dan bagaimana dapat mengendalikan arus kas dalam usaha. Karena ketika usaha mulai berkembang, dan pembelian akan semakin meningkat. Oleh karena itu, jumlah pemasukan dan utang-piutang perlu diketahui secara akurat agar bisa menghitung marjin dan meningkatkan keuntungan secara maksimal. Saat ini sudah banyak aplikasi keuangan digital yang dapat membantu menyusun pembukuan secara praktis, efisien, dan akurat.
- Usaha Toko Kelontong Gotong Royong dimulai pada tahun 2001 sampai sekarang.
- Usaha Toko kelontong Gotong Royong merupakan usaha yang dibuka atas keberanian dalam berusaha dan ingin menambah pemasukan keluarga.
- Dalam menjalankan usaha haruslah telaten, teliti, gigih dan cermat. Jangan lupa bersikap ramah dan santun kepada konsumen.


Terimakasih mas, sangat menginspirasi. Otw bukak usaha hem..
BalasHapusMantap cs
BalasHapusSo great bro!
BalasHapusBlog yang sangat baguss
BalasHapusBermanfaat banget
BalasHapusBermanfaat untuk di baca min
BalasHapusInformatif dan bermanfaat,tapi yang memberi saran dan masukan tolong diindahkan ya min, demi kebaikan pembaca juga,jika ada kesalahan dan koreksi,mohon diperhatikan lagi min☺
BalasHapusWahh mantap
BalasHapusKeren min , lanjutkan untuk membagikan informasi yang menarik lainnya
BalasHapusNiceeeee pip 😁
BalasHapusSudah bagus min cuman untuk laporan logo universitas nya aja yg kurang hehhe
BalasHapusKo belikkan la aku jajan banyak banyak
BalasHapus